Prabowo Salurkan Bantuan untuk Santri Pondok Pesantren Gontor

Presiden Prabowo Subianto melantik Letnan Jenderal TNI Kristomei Sianturi sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta Satyawan Pudyatmoko dan Mayor Jenderal TNI Sriyanto sebagai Kepala dan Wakil Kepala Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 15 Oktober 2026. Foto: BPMI Setpres/Rusman

Generasi.co, PONOROGO – Presiden Prabowo Subianto menyalurkan bantuan kepada Pondok Pesantren Darussalam Gontor, Ponorogo, Jawa Timur, untuk mendukung pendidikan santri dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Bantuan tersebut diserahkan Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro dalam kunjungan silaturahmi ke pesantren tersebut, Jumat (30/10/2026).

Juri mengatakan, bantuan itu merupakan amanah dari Prabowo agar para santri memperoleh dukungan dalam menempuh pendidikan dan kelak memberikan manfaat bagi masyarakat serta negara.

“Bapak Presiden menitipkan bantuan, kemudian bantuan ini kami sampaikan kepada Gontor untuk mendukung para santri agar bisa belajar dengan baik, agar bisa menjadi insan yang bermanfaat untuk sesama dan untuk bangsa dan negara,” ujar Juri dalam keterangan resmi, Jumat (30/10/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Juri juga menyampaikan salam Prabowo kepada keluarga besar Pondok Pesantren Gontor. Rombongan turut dihadiri Ketua MPR RI Ahmad Muzani dan Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Endipat Wijaya, serta disambut langsung pimpinan Pondok Pesantren Gontor KH Hasan Abdullah Sahal.

Ahmad Muzani mengingatkan para santri agar memanfaatkan kesempatan menuntut ilmu dengan sungguh-sungguh. Dia meminta mereka tekun belajar, menaati arahan para pengasuh, serta menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut Muzani, kebiasaan berbuat baik merupakan nilai penting yang perlu dijaga para santri, baik selama menempuh pendidikan maupun ketika kelak terjun ke masyarakat.

Dia menilai Pondok Pesantren Gontor telah berkontribusi melahirkan tokoh, pemimpin, dan cendekiawan yang berkiprah di berbagai bidang, termasuk pemerintahan.

“Kita lihat sekarang banyak sekali alumni Gontor yang sudah menduduki kursi pimpinan di bangsa ini. Ada di eksekutif, ada di legislatif, yudikatif dan lain-lain. Ini disebabkan karena Gontor terus memberikan pemahaman kepada santrinya untuk terus berbuat baik,” kata Muzani.

Muzani berharap Gontor terus berkontribusi dalam mencetak santri unggul yang memiliki kemampuan keilmuan, karakter, dan daya saing di tingkat nasional maupun internasional.

“Mudah-mudahan Gontor akan terus konsisten memberikan kontribusi terbaiknya untuk umat, untuk rakyat, untuk bangsa negara kita, dan untuk agama. Mencetak santri-santri unggul yang berdaya saing tidak hanya nasional, tapi juga internasional,” ujarnya.

Dia juga berpesan agar para santri tidak berhenti berbuat baik karena tindakan tersebut dapat memberikan manfaat bagi lingkungan dan meninggalkan kesan positif bagi masyarakat.

“Maka saya harap kepada adik-adik semua, teruslah berbuat baik karena berbuat baik adalah amal sederhana yang bisa kita semua lakukan. Dan kebaikan itu akan dikenang oleh orang-orang di sekitar dan bahkan oleh bangsa dan negara kita tercinta,” tambahnya.