Generasi.co, Jakarta – Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan posisi duduk Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada Sidang Kabinet Paripurna (SKP) tidak memiliki makna politik maupun berkaitan dengan kekompakan Kabinet Merah Putih. Menurutnya, penempatan tersebut semata-mata dilakukan karena kebutuhan teknis.
Prasetyo menjelaskan Presiden Prabowo Subianto menggunakan teleprompter saat memaparkan capaian Kabinet Merah Putih dalam sidang yang digelar Senin (20/7). Penggunaan perangkat itu memengaruhi pengaturan posisi duduk di ruang sidang.
“Itulah yang kemudian kenapa menjawab pertanyaan yang secara layout kalau saudara-saudara kemarin perhatikan adalah Bapak Presiden berada di tengah-tengah dan kalau yang dipertanyakan adalah posisi dari Bapak Wakil Presiden, kalau menurut kami ini hanya masalah kebutuhan teknis semata, tidak ada hal-hal lain yang mungkin perlu dikhawatirkan,” kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (21/7).
Ia mengatakan teleprompter diperlukan agar Presiden lebih mudah menyampaikan berbagai data dan capaian pemerintah dalam Sidang Kabinet Paripurna.
“Maka kemarin beliau kan menggunakan alat bantu namanya teleprompter. Nah itulah yang kemudian kenapa menjawab pertanyaan yang secara layout kalau saudara-saudara kemarin perhatikan adalah Bapak Presiden berada di tengah-tengah,” ujarnya.
Prasetyo juga membantah anggapan bahwa posisi duduk Gibran mencerminkan adanya persoalan di internal kabinet. Menurutnya, Kabinet Merah Putih saat ini justru berada dalam kondisi solid.
“Tidak ada, sama sekali tidak ada. Kami pada posisi kita sekarang sedang kompak-kompaknya, sedang semua berusaha keras mencapai apa yang menjadi garis dari Bapak Presiden,” katanya.
Pada Sidang Kabinet Paripurna, Gibran tidak duduk di sisi Presiden Prabowo sebagaimana biasanya. Ia menempati kursi di deretan menteri koordinator, tepat di sebelah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.
Prasetyo menilai perhatian publik seharusnya lebih diarahkan pada substansi sidang, yakni evaluasi dan penyampaian capaian pemerintahan selama sekitar 21 bulan terakhir.
“Adalah memberikan penilaian, memberikan evaluasi, menyampaikan prestasi-prestasi kabinet Merah Putih yang selama kurang lebih 21 bulan diberikan kepercayaan di bawah pimpinan Bapak Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Bapak Gibran Rakabuming Raka, sudah banyak sekali prestasi-prestasi yang berhasil dicapai,” ucapnya.










